Showing posts with label Sejarah. Show all posts
Showing posts with label Sejarah. Show all posts

Sunday, 7 November 2010

Sejarah Komputer Indonesia - DR. Onno

RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia yang mungkin kurang banyak dikenal oleh khalayak Internet Indonesia di tahun 2000 ini. Masing-masing personal telah mengkontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah jaringan komputer di Indonesia. Pada waktu itu di awal tahun 1990-an jaringan Internet di Indonesia lebih dikenal sebagai paguyuban network. Semangat kerjasama, kekeluargaan & gotong royong sangat hangat dan terasa diantara para pelakunya. Agak berbeda dengan suasana Internet Indonesia hari ini yang terasa lebih komersial dan individual di sebagian aktifitasnya terutama yang melibatkan perdagangan Internet.



Tulisan-tulisan tentang keberadaan jaringan Internet di Indonesia dapat di lihat di beberapa artikel di media cetak seperti KOMPAS berjudul "jaringan komputer biaya murah menggunakan radio" di akhir tahun 1990 / awal 1991-an. Juga beberapa artikel pendek di Majalah Elektron Himpunan Mahsiswa Elektro ITB di tahun 1989-an. Kebetulan saya adalah penulis sebagian dari artikel-artikel tersebut. Tidak terasa waktu demikian cepat berlalu, tanpa terasa hal itu telah melewati kita semua lebih dari 10 tahun yang lalu.


Inspirasi tulisan-tulisan awal Internet Indonesia datangnya dari kegiatan kami di amatir radio khususnya rekan-rekan di Amatir Radio Club (ARC) ITB di tahun 1986-an. Bermodal pesawat Rig HF SSB Kenwood TS430 milik Harya Sudirapratama YC1HCE dengan komputer Apple II milik YC1DAV sekitar belasan anak muda ITB seperti Harya Sudirapratama YC1HCE, J. Tjandra Pramudito YB3NR (sekarang dosen di UNPAR), Suryono Adisoemarta N5SNN (sekarang dosen di Texas,US) bersama saya YC1DAV kami berguru pada para senior amatir radio seperti Robby Soebiakto YB1BG, Achmad Zaini YB1HR, Yos YB2SV, YB0TD di band 40m. Mas Robby Soebiakto YB1BG merupakan suhu diantara para amatir radio di Indonesia khususnya untuk komunikasi data packet radio yang kemudian di dorong ke arah TCP/IP, teknologi packet radio TCP/IP yang kemudian di adopsi oleh rekan-rekan BPPT, LAPAN, UI, & ITB yang kemudian menjadi tumpuan PaguyubanNet di tahun 1992-1994-an. Mas Robby Soebiakto YB1BG adalah koordinator IP pertama dari AMPR-net (Amatir Packet Radio Network) yang di Internet dikenal dengan domain AMPR.ORG dan IP 44.132. Saat ini AMPR-net Indonesia di koordinir oleh penulis YC1DAV. Koordinasi dan aktifitas-nya mengharuskan seseorang untuk menjadi anggota ORARI dan di koordinasi melalui mailing list YBNET-L@ITB.ac.id.



Di tahun 1986-1987-an awal perkembangan jaringan paket radio di Indonesia Mas Robby YB1BG juga merupakan pionir dikalangan teman-teman amatir radio Indonesia yang mengkaitkan jaringan amatir Bulletin Board System (BBS) yang merupakan jaringan e-mail store and forward yang mengkaitkan banyak "server" BBS amatir radio seluruh dunia agar e-mail dapat berjalan dengan lancar. Di awal tahun 1990-an komunikasi antara saya yang waktu itu berada di Canada dengan panggilan YC1DAV/VE3 rekan-rekan amatir radio di Indonesia dilakukan melalui jaringan amatir radio ini. Dengan peralatan PC/XT dan walkie talkie 2 meteran, komunikasi antara Indonesia-Canada terus dilakukan dengan lancar melalui jaringan amatir radio. Mas Robby YB1BG ternyata berhasil membangun gateway amatir satelit di rumahnya di Cinere melalui satelit-satelit OSCAR milik amatir radio kemudian kami melakukan komunikasi lebih lanjut yang lebih cepat antara Indonesia-Canada. Pengetahuan secara perlahan di transfer melalui jaringan amatir radio ini.



RMS Ibrahim (biasa dipanggil Ibam) motor dibalik operasional-nya Internet di UI, saat tulisan ini ditulis berada di Singapura untuk meneruskan S3. Ibam pernah menjadi operator yang menjalankan gateway ke Internet dari UI yang merupakan bagian dari jaringan universitas di Indonesia UNINET. Protokol UUCP yang lebih sederhana daripada TCP/IP digunakan terutama digunakan untuk mentransfer e-mail & newsgroup. RMS Ibrahim juga merupakan pemegang pertama Country Code Top Level Domain (ccTLD) yang dikemudian hari dikenal sebagai IDNIC (http://www.idnic.net.id).



Muhammad Ihsan adalah staff peneliti di LAPAN Ranca Bungur tidak jauh dari Bogor yang di awal tahun 1990-an di dukung oleh kepala-nya Bu Adrianti dalam kerjasama dengan DLR (NASA-nya Jerman) mencoba mengembangkan jaringan komputer menggunakan teknologi packet radio pada band 70cm & 2m. Jaringan tersebut dikenal sebagai JASIPAKTA dengan dukungan DLR Jerman. Protokol TCP/IP di operasikan di atas protokol AX.25 pada infrastruktur packet radio. Pak Ihsan ini yang mengoperasikan relay penghubung antara ITB di Bandung dengan gateway Internet yang ada di BPPT.



Pak Firman Siregar merupakan salah seorang motor di BPPT yang mengoperasikan gateway packet radio bekerja pada band 70cm. PC 386 sederhana menjalankan program NOS di atas sistem operasi DOS digunakan sebagai gateway packet radio TCP/IP. IPTEKNET masih berada di tahapan sangat awal perkembangannya saluran komunikasi ke internet masih menggunakan X.25 melalui jaringan SKDP terkait pada gateway di DLR Jerman.



Putu sebuah nama yang melekat dengan perkembangan PUSDATA DEPRIN waktu masa kepemimpinan Pak Tungki Ariwibowo menjalankan BBS pusdata.dprin.go.id yang hingga saat ini masih beroperasi. Di masa awal perkembangannya BBS Pak Putu sangat berjasa dalam membangun pengguna e-mail khususnya di jakarta Pak Putu sangat beruntung mempunyai menteri Pak Tungki yang "maniac" IT dan yang mengesankan dari Pak Tungki beliau akan menjawab e-mail sendiri. Barangkali Pak Tungki adalah menteri pertama di Indonesia yang menjawab e-mail sendiri. Saya sempat terkagum-kagum memperoleh jawaban e-mail dari seorang menteri Pak Tungki yang waktu itu sedang berada di Amerika Selatan dalam kunjungan kerjanya. Bukan main, seorang menteri tapi tetap menyempatkan diri untuk membalas e-mail.



Mas Suryono Adisoemarta N5SNN di akhir 1992 kembali ke Indonesia, kesempatan tersebut tidak dilewatkan oleh anggota Amatir Radio Club ARC ITB seperti Basuki Suhardiman (sekarang di AI3 ITB), Aulia K. Arief (sekarang di WAHID), Arman Hazairin (sekarang di Telkomsel) di dukung oleh Adi Indrayanto (sekarang S3 di Inggris) untuk mencoba mengembangkan gateway packet radio di ITB. Berawal semangat & bermodalkan PC 286 bekas barangkali ITB merupakan lembaga yang paling miskin yang nekad untuk berkiprah di jaringan PaguyubanNet. Rekan lainnya seperti UI, BPPT, LAPAN, PUSDATA DEPRIN merupakan lembaga yang lebih dahulu terkait ke jaringan di tahun 1990-an mereka mempunyai fasilitas yang jauh lebih baik daripada ITB. Di ITB modem packet radio berupa Terminal Node Controller TNC merupakan peralatan pinjaman dari Muhammad Ihsan dari LAPAN.



Berawal dari teknologi packet radio 1200bps di atas, ITB kemudian berkembang di tahun 1995-an memperoleh sambungan leased line 14.4Kbps ke RISTI Telkom sebagai bagian dari IPTEKNET akses Internet tetap diberikan secara cuma-cuma kepada rekan-rekan yang lain. September 1996 merupakan tahun peralihan bagi ITB, karena keterkaitan ITB dengan jaringan penelitian Asia Internet Interconnection Initiatives (AI3) sehingga memperoleh bandwidth 1.5Mbps (sekarang 2Mbps) ke Jepang yang terus ditambah dengan sambungan ke TelkomNet & IIX sebesar 2Mbps. ITB akhirnya menjadi salah satu bagian terpenting dalam jaringan pendidikan di Indonesia yang menamakan dirinya AI3 Indonesia yang mengkaitkan 25+ lembaga pendidikan di Indonesia.



Jaringan pendidikan ini bukan hanya monopoly ITB saja, jaringan pendidikan lain yang lebih besar lagi adalah jaringan SMK yang dibawahi DIKMENJUR (dikmenjur@egroups.com) yang saat ini telah mengkaitkan 270+ SMK di seluruh Indonesia. Saat ini ada 4000 SMK yang mempunyai potensi yang sangat besar jika berhasil dikaitkan. Belum lagi kalau bisa mengkaitkan 10.000 SMU ke Internet pasti tidak kalah serunya dengan mengkaitkan 1300 PTN / PTS (saat ini baru ~200 PTS/PTN yang terkait) di seluruh Indonesia ke Internet.



Di tahun 1989-1990-an, teman-teman mahasiswa Indonesia di luar negeri mulai membangun tempat diskusi di Internet, salah satu tempat diskusi Indonesia di Internet yang pertama berada di indonesians@janus.berkeley.edu. Berawal dari mailing list pertama di Janus diskusi-diskusi antar teman-teman mahasiswa Indonesia diluar negeri pemikiran alternatif berserta kesadaran masyarakat ditumbuhkan. Pola mailing list ini ternyata terus berkembang dari sebuah mailing list legendaris di janus, akhirnya menjadi sangat banyak sekali mailing list Indonesia terutama di host oleh server di ITB & egroups.com. Mailing list ini akhirnya menjadi salah satu sarana yang sangat strategis dalam pembangunan komunitas di Internet Indonesia.



Di tahun 1994-an mulai beroperasi IndoNet yang dipimpin oleh Sanjaya. IndoNet merupakan ISP komersial pertama Indonesia pada waktu itu pihak POSTEL belum mengetahui tentang celah-celah bisnis Internet & masih sedikit sekali pengguna Internet di Indonesia. Seingat saya sambungan awal ke Internet dilakukan menggunakan dial-up oleh IndoNet, sebuah langkah yang cukup nekad barangkali. Lokasi IndoNet masih di daerah Rawamangun di kompleks dosen UI kebetulan ayah Sanjaya adalah dosen UI. Seperti kita ketahui bahwa perkembangan usaha bisnis Internet di Indonesia semakin marak dengan 60-an ISP yang memperoleh lisensi dari pemerintah. Asosiasi ISP (APJII) terbentuk di motori oleh Sanjaya cs di tahun 1998-an. Effisiensi sambungan antar ISP terus dilakukan dengan membangun beberapa Internet Exchange (IX) di Indosat, Telkom, APJII (IIX) & beberapa ISP lainnya yang saling exchange. APJII bahkan mulai melakukan manouver untuk memperbesar pangsa pasar Internet di Indonesia dengan melakukan program SMU2000 yang kemudian berkembang menjadi Sekolah2000.



Perkembangan terakhir yang perlu diperhitungkan adalah trend ke arah e-commerce dan warung internet yang satu & lainnya saling menunjang membuahkan masyarakat Indonesia yang lebih solid di dunia informasi. Rekan-rekan e-commerce membangun komunitasnya di beberapa mailing list utama seperti warta-e-commerce@egroups.com, mastel-e-commerce@egroups.com, e-commerce@itb.ac.id & i2bc@egroups.com. Sedangkan rekan-rekan penyelenggara WARNET banyak berkumpul di asosiasi-warnet@egroups.com, pada tanggal 25 Mei 2000 merupakan hari bersejarah bagi rekan-rekan WARNET - karena telah lahir asosiasi warnet yang ada secara fisik dalam pertemuan di kantor DIKMENJUR. Ketua Asosiasi Warnet adalah rekan Rudy Rusdiah, Bendahara rekan Adlinsyah dan Sekretaris Abdullah Koro. WARNET di Indonesia akan disediakan domain war.net.id.



Demikian kilasan sejarah Internet di Indonesia, kami sadar bahwa perjuangan kami masih panjang. Masih banyak hal yang perlu diperjuangkan terus agar dapat menggerakan bangsa Indonesia menuju knowledge based society.

Dr. Onno W Purbo -- Praktisi Teknologi Informasi.
Sumber: jasakom

Baca Selengkapnya......

Thursday, 21 January 2010

Sejarah MICROSOFT WINDOWS


Microsoft pertama memulai pengembangan antar muka Manajer ( sesudah itu dinamai Microsoft Windows ) pada September 1981. Walaupun Multiplan prototipe yang digunakan pertama dengan Menu Word-like pada bawah layar, antar muka telah diubah pada tahun 1982 menggunakan drop-down menu dan dialog kotak, seperti yang digunakan oleh Bintang Xerox.
Versi Microsoft Windows di diskusikan seperti di bawah ini:
• Windows 1.0
• Windows 2.0
• Windows/386
• Windows 3.0
• Windows 3.1
• Windows 95
• Windows 98
• Windows Me
• Windows NT
• Windows 2000
• Windows XP
• Windows Server 2003
• Windows Vista
• Windows 7
Windows 1.0
Microsoft akhirnya mengumumkan Windows pada bulan November 1983, dengan tekanan bahwa impian harus segera diwujudkan dari dan Topview yang segera terjadi. Hal Ini terjadi setelah Apple Lisa di release ( tetapi sebelum Macintosh), dan sebelum Digital Research mengumumkan GEM, pesaing lingkungan grafis yang lain. Windows menjanjikan suatu antar muka grafis sederhana, device-independent grafik, dan dukungan multitasking. Pengembangan telah tertunda beberapa kali, bagaimanapun, dan versi yang pertama tersedia bagi pasar konsumen ( setelah 55 tahun programmer dari pengembangan) pada bulan November 1985. Pemilihan dari aplikasi jarang, bagaimanapun, dan Windows penjualan adalah rendah hati. Yang berikut adalah fitur yang utama dari Windows 1.0:
• Graphical user interface (GUI) dengan menu drop-down, tiled Windows, dan mouse support
• Device-independent screen dan printer graphics
• Cooperative multitasking of Windows applications
Windows 2.0
Windows 2.0, diperkenalkan pada musim gugur tahun 1987, menyajikan peningkatan usabilitas yang penting terhadap Windows. Dengan penambahan icon dan overlap jendela, Windows menjadi suatu lingkungan yang baik untuk pengembangan dari aplikasi utama ( seperti Excel, Word fork Windows, Corel Draw, Ami, Pagemaker, dan Micrografx Designer). Penjualan telah menghimbau oleh runtime ( Lingkungan Aplikasi tunggal) versi yang disediakan oleh penjual perangkat lunak yang mandiri. Ketika Windows/386 ( lihat bagian yang berikutnya) telah dilepaskan/ release, Microsoft memberikan nama Windows Microsoft 2.0 menjadi Windows/286 untuk konsistensi. Berikut ini adalah perubahan yang utama dari versi yang lebih awal dari Windows:
• Overlapping Windows
• PIF files for DOS applications
Windows/386
Di akhir 1987, Microsoft merelease Windows/386, yang secara fungsional setara dengan Windows/286, dapat menjalankan berbagai aplikasi DOS secara serempak di extended memori. Berbagai mesin virtual DOS dengan premptive multitasking merupakan fitur baru dalam Windows dari versi sebelumnya.
Windows 3.0
Microsoft Windows 3.0, yang direlease pada bulan Mei 1990, melengkapi memeriksa secara seksama dari lingkungan Windows. Windows 3.0 dapat mengalamati memori di atas 640KB, dan mempunyai antar muka yang jauh lebih powerful, vendor perangkat lunak yang mandiri mulai mengembang;kan aplikasi Windows dengan tenaga (vigor). Aplikasi baru yang powerful membantu Microsoft menjual lebih dari 10 juta salinan dari Windows, hal tersebut menjadikan GUI yang paling laris dalam sejarah komputasi. Berikut adalah perubahan yang utama dari versi Windows sebelumnya :
• Mode Standard ( 286), dengan dukungan memori besar
• Mode 386 Enhanced, dengan memori besar dan berbagai dukungan sesi DOS preempitve
• Tidak tersedia versi runtime
• Program Manajer dan File Manajer ditambahkan
• Dukungan jaringan
• Mendukung untuk lebih dari 16 warna
• Aplikasi Programming Interface (API) mendukung untuk combo boxes, menu hirarkis, dan private .ini file
Windows 3.1
Microsoft Windows 3.1, yang direlease pada April 1992, menyajikan peningkatan penting terhadap Windows 3.0. Dalam dua bulan pertama nya, menjual di atas tiga juta salinan, termasuk upgrade dari Windows 3.0. Berikut adalah perubahan yang utama dari Windows 3.0:
• No Real (8086) mode support
• Mendukung jenis tulisan (font) yang skalabel Truetype
• Kemampuan Multimedia
• Obyek Linking and Embedding ( OLE)
• Kemampuan mem-boot kembali aplikasi
• Mouse Trails untuk mempermudah mouse menggunakan peralatan display LCD
• Perlindungan Interapplication lebih baik dan diagnostik kesalahan yang lebih baik
• Mendukung API multimedia dan networking
• Kompabilitas API level source dengan Windows NT
Windows 95
Windows 95 direlease pada Agustus 1995. Diarahkan pada pangsa pasar desktop, hal ini sangat berbeda dengan Windows 3.1 dan tidak lagi mensyaratkan DOS yang terpisah. Di rancang untuk tetap berjalan bersama dengan Windows NT, yang menawarkan tingkat yang lebih besar dari kompabilitas mundur dengan perangkat lunak dan driver yang lebih tua (terdahulu), atas biaya stabilitas dan keamanan dari Windows NT yang lebih besar. Fitur baru adalah sebagai berikut:
• Sesuatu yang baru, lebih Object-oriented GUI
• WIN32 API yang baru
• Preemptive multitasking dari aplikasi Win32
• Model memory flat 32-bit
• Protected memory
• Mendukung Built-in networking, termasuk dukungan dial-up
• Model driver 32-bit yang baru
Windows 98
Windows 98 direlease sebagai sebuah upgrade terhadap Windows 95. Windows 98 memiliki kesamaan antar muka (interface) dan fitur dari Windows 95, tetapi juga menyertakan update berikut ini:
• 32-bit allocation system (FAT32) yang tidak hanya mengijinkan drive hard disk lebih besar dari 2GB, tetapi juga penggunaan disk space yang lebih efisien, mengijinkan file untuk di-load lebih cepat dan mengambil tempat yang lebih sedikit; FAT32 dapat membaca drive hard disk sebesar 2TB (2000GB)
• Dukungan untuk peripheral Universal Serial Bus (USB)
• Dukungan untuk WebTV (sejak saat itu berubah menjadi MSN TV)
• Dukungan untuk lebih dari satu monitor
• Microsoft Web Server
• Microsoft Task Scheduler
Beberapa fitur ini juga tersedia dalam versi Windows terbaru (dikenal dengan OSR2) yang telah didistribusikan dengan PC baru pada tahun 1998. OSR2 tidak pernah tersedia untuk penjualan ritel. Pada 1999, Microsoft merelease Windows 98 SE (Second Edition), yang meningkatkan Windows dan juga ditambahkan fitur sebagai berikut:
• Dukungan untuk DVD-ROM
• Internet Connection Sharing (ICS)
• Meningkatkan waktu startup untuk program
• Meningkatkan dukungan USB
Windows Me
Windows Me, atau Millenium Edition, di release tahun 2000 sebagai upgrade dari Windows 98SE. Sangat mirip dengan pendahulunya, Windows Me menyertakan kemampuan home networking baru, video capture dan editing, dan mekanisme baru untuk pemugaran system dalam keadaan darurat. Microsoft menggantikan Windows Me dengan Windows XP.
Windows NT
Catatan : Untuk alas an keamanan dan support, UITS merekomendasikan penggunaan Windows 2000 Profesional atau Windows XP Profesional, daripada NT Workstation 4.0 pada jaringan Universitas Indiana. Windows NT 4.0 memasuki fase daur hidup yang ditingkatkan. Hal ini mempunyai arti bahwa tidak lagi dipertimbangkan sebagai mainstream teknologi , dan support akan menjadi lebih dibatasi selama fase ini. Untuk informasi lebih lanjut, lihat halaman Petunjuk Daur Hidup Product Desktop Microsoft Windows pada :
http://support.microsoft.com/?LN=en-us&pr=lifecycle
Windows NT adalah produk terpisah dari Windows 3.x, Windows 95, dan Windows 98. Di arahkan pada pangsa pasar perusahaan, untuk digunakan pada workstation dan server yang high-end. Versi pertama, 3.1 dan versi 3.5 dan 3.51, menggunakan antar muka yang sama dengan Windows 3.1. Versi 4.0 menggunakan antar muka yang diperkenalkan pertama kali dengan Windows 95.
Windows NT 4.0 menawarkan fitur baru sebagai berikut:
• Dukungan NTFS file system
• Model keamanan (security model)
• Remote Access Server (RAS)
• Subsystem OS/2 dan POSIX
• Kemampuan untuk berjalan pada prosesor Intel, Alpha, MIPS dan Motorola
Windows NT 4.0 terdiri dari dua versi : Advanced Server dan Workstation. Versi Advanced Server dengan software tambahan yang mengijinkannya untuk menunjukkan aturan dari server enterprise. Advanced server memiliki fitur berikut dalam tambahan yang ditemukan pada versi Workstation :
• Software untuk menkontrol dan mengatur domain
• Internet Information Server (IIS)
• Dukungan untuk produk Microsoft BackOffice
• Software server DHCP, DNS dan WINS
Windows 2000
Windows 2000 di release sebagai update atas Windows NT 4.0. Windows 2000 bukan upgrade dari Windows 98 atau 98SE.
Windows 2000 dibangun pada Windows NT dan menawarkan peningkatan sebagai berikut:
• System operasi full 32-bit
• Dukungan untuk NTFS atau FAT32, dengan dukungan untuk drive hard disk sebesar 32GB ketika menjalankan FAT32.
• Windows File Protection, yang menjaga aplikasi yang di install dari penghapusan file system yang penting.
• Mengurangi beberapa skenario reboot, termasuk instalasi program yang mensyaratkan sebuah reboot untuk perbaikan fungsi.
• Dukungan untuk sampai 4GB Random Access Memory (RAM)
• Microsoft Management Console (MMC)
• Internet integrasi yang lebih kuat dengan Internet Explorer 5.0.1
Terdapat tiga versi Windows 2000 yang berbeda : Professional, Server dan Advanced Server. Professional di rancang untuk system desktop dan laptop,baik stand-alone dan network, untuk penggunaan individual. Server di rancang untuk menjalankan file dan printer servers. Advanced server di rancang untuk menjalankan server dengan lebih powerful; Advanced server telah mendukung tambahan RAM 4GB.
Windows XP
Di release pada akhir tahun 2001, Windows XP menggantikan tempat Windows family 95/98 dan NT. Didasarkan pada kesamaan kode yang gunakan untuk membuat Windows 2000, XP terbagi dalam dua versi workstation pada saat diluncurkan : Home dan Professional. Kedua versi menyatukan fitur Windows 2000. Sejak peluncuran asli nya, tiga edisi baru dari Windows XP telah di release. Termasuk diantaranya Media Center Edition, Tablet PC Edition, dan XP Professional x64 (64-bit) edition
Catatan : Jika anda ingin meng-upgrade versi Windows terdahulu ke XP, UITS merekomendasikan sebuah intall bersih (clean install) daripada upgrade tradisional, dalam kaitan perbedaan yang kuat antara family sistem operasi yang terdahulu dengan Windows XP.
• Windows XP Home Edition
• Windows XP Home Edition telah menggantikan Windows 95, 98 dan Me.
Beberapa fitur-fitur baru yang ditawarkan oleh Windows XP Home Edition diantaranya:
• Cepat, mudah berpindah antar user (pengguna) pada computer yang sama tanpa perlu menutup aplikasi
• Luna, desktop dengan rancangan terbaru, yang mana menaruh fitur-fituryang sering digunakan pada lokasi yang paling mudah ditemukan pada menu Start.
• Peningkatan Windows Media Player , yang mengintegrasikan playback DVD, organisasi musik, dan burning CD.
• Windows Messenger, yang menawarkan built-in pengiriman pesan secara cepat melalui internet.
• Windows Movie Maker, yang menawarkan built-in video capture dan editing
• Internet Explorer 6, versi dari Microsoft web browser terkini.
• Remote Assistance, yang mengijinkan tehnisi untuk mengambil kontrol komputer sementara untuk mendiagnosis dan memperbaiki masalah, atau untuk mendemonstrasikan fitur-fitur.
• System Restore, yang mengijinkan komputer untuk menyimpan kembali dirinya terhadap konfigurasi yang terkini jika terjadi sesuatu kesalahan.
• Network Setup Wizard, mengijinkan setup yang lebih mudah untuk home network untuk file, printer dan Internet connection sharing.
Windows XP Professional Edition
Windows XP Professional Edition telah menggantikan Windows NT dan 2000. Sebagai tambahan terhadap fitur-fitur dari Home edition, yaitu menambahkan fitur-fitur baru untuk meningkatkan efisiensi networking dan task:
• Remote Desktop, yang mengijinkan pembuatan virtual session pada satu computer dari computer lain melalui internet
• Encryting File System, yang menawarkan keamanan yang lebih baik dengan file key-encrypting secara transparan
• Fast resume dari Hibernation, yang mengijinkan bekerja untuk resume yang cepat dan menyimpan waktu hidup batery pada komputer laptop.
• Dukungan untuk networking 802.1x untuk networking wireless yang lebih aman.
Windows Server 2003
Windows Server 2003 di release sebagai sebuah upgrade terhadap Windows 2000 Server. Fitur-fitur tambahan pada Windows Server 2003 diantaranya:
• Meningkatkan ketergantungan
• Built-in support untuk web services
• Runtime common language mengurangi jumlah bug dan lubang keamanan yang disebabkan oleh kesalahan pemrograman yang sering terjadi
• Dukungan untuk prosesor 32-bit dan 64-bit (tergantung pada versi)
• Symmetric multi-processing support sampai dengan prosesor 64
• Dukkungan sampai dengan RAM 512GB
Terdapat beberapa versi Windows 2003 Server yang berbeda yaitu: Standard Edition, Enterproses Edition, Datacenter Edition, Web Edition dan Small Business Server 2003.
Windows Vista
Microsoft merelease Windows Vista pada tahun 2006, Windows Vista memang berbeda dengan Windows versi sebelumnya. Dalam proyek vista ini, Bill Gates terlibat 100% mulai dari perencanaan, pengembangan sampai testing, tidak seperti dalam proyek-proyek lain. Windows Vista ini adalah proyek microsoft yang terbesar, (bahlan dikatakan bukan hanya proyek terbesar microsoft, tapi proyek terbesar dari seluruh proyek software industri yang pernah ada). Dalam Windows Vista, microsoft membagi ke dalam 5 segmen yaitu :
• Windows Vista Home Basic
• Windows Vista Home Premium
• Windows Vista Ultimate
• Windows Vista Bussiness
• Windows Vista Starter Pack
Ada beberapa hal yang baru dari Windows Vista ini dibandingkan dengan versi Windows sebelumnya. Windows Aero Desktop Theme, sebuah tampilan animasi yang sangat memukau, terdapat beberapa fitur-fitur baru dalam Windows Vista ini yaitu :
• Improved configuration tools
• Improved defender security suite
• Internet Explorer 7
• Parental control
• Windows media centre
• Windows media player 11
• Windows photo gallery
• Windows mobility centre and improved wireless networking tools
• Windows fax and scan
• Windows mail replaces Outlook Express
• Windows side bar
Namum Windows Vista yang telah memakan biaya produksi yang sangat besar ini tidak berarti tanpa kelemahan, justru Windows Vista dalam pemasarannya mengalami kesulitan dan terus menurun sampai akhirnya jatuh dalam pemasaran, karena Windows Vista tergolong operating system yang membutuhkan spesifikasi hardware yang cukup besar, contohnya saja minimal RAM yang harus digunakan adalah 1GB agar Windows dapat berjalan secara optimal, belum lagi hardware lain yang tidak semuanya langsung dapat beradaptasi/kompatibel dengan keluarga Windows yang satu ini, beberapa aplikasipun tidak semuanya dapat dijalankan di Windows Vista ini, tidak seperti pendahulunya (Windows XP).

Windows 7 (Seven)
Windows 7 di release pada 22 Oktober 2009. Menurut Mocrosoft, dengan diluncurkannya Windows 7 dipasaran sebagai penyempurna dari pendahulunya terutama Windows Vista, Tampilan Windows 7 ini tergolong sangat mirip dengan Windows Vista dan tidak terlalu jauh berbeda dari segi fitur maupun fungsi, mereka mengklaim bahwa dengan kehadiran Windows 7 lebih ringan dan stabil dibanding Windows Vista yang rakus dengan spesifikasi software tuntutannya. Kini, Microsoft sedang mulai merancang operating system penerusnya yakni Windows 8, untuk hal yang satu ini mungkin masih terlalu jauh mengingat usia Windows 7 yang baru saja diluncurkan.

Download Versi PDF

Baca Selengkapnya......
Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.