
Showing posts with label Windows. Show all posts
Showing posts with label Windows. Show all posts
Wednesday, 3 November 2010
Mengatasi Komputer "Lemot"
Komputer yang umurnya sudah agak lama pasti akan mengalami penurunan kinerja, dan pastinya kita akan bosen menunggu booting yang lelet pada komputer kita, banyak orang menganggap hal ini dikarenakan "komputernya Kuno" dan lain-lain, padahal ada banyak cara untuk mempercepat booting.
Dan sedikit cara di bawah ini adalah yang saya lakukan :
1. Buka aplikasi notepad
2. ketikkan “ del c:\windows\prefetch\ntosboot-*.*/q ” (tanpa tanda petik, save as dalam localdisk c:\ dengan nama “ntosboot.bat “
3. Start - pilih menu Run – ketikkan gpedit.msc – klik ok
4. Klik “ computer configuration “ lalu klik windows setting dan klik 2x pada “ shutdown “
5. Dalam windows properties klik “ add “, “ browse “, lalu tentukan dimana letak file “ ntosboot.bat “ tadi disimpan - klik “ open “ – ok – apply – ok
6. Start – Run – ketikkan “ devmgmt.msc “ – ok
7. Klik 2x pada “ IDE ATA/ATAPI controller “
8. Klik 2x pada “ primary IDE channel “ untuk membuka properties
9. Pilih tab “ Advanced Setting “ lalu pada device o atau device 1 dimana “ device type “ tidak dalam keadaan mati pilihlah “ none “ – ok
10. Klik kanan pada “ Secondary IDE channel “ – pilih properties dan ulangi step 8 – restart computer.
Untuk langkah ke 5-9 bisa juga dilakukan seperti ini untuk mempersingkat waktu :
1. [dari Start MENU --> MY COMPUTER klik kanan --> properties --> hardware --> device manager ] maka akan ketemu dengan "IDE ATA/ATAPI controller" pilih :
* "primary IDE channel" terus klik kanan maka akan terlihat Trouble shooting, nah kita klik "Advance setting" lalu pada device o atau device 1 dimana “ device type “ tidak dalam keadaan mati pilihlah “ none “ – ok,
* "Secondary IDE channel" terus klik kanan maka akan terlihat Trouble shooting, kita klik "Advance setting" lalu pada device o atau device 1 dimana “ device type “ tidak dalam keadaan mati pilihlah “ none “ – ok,
4. Restart Computer
Ada tambahan lagi, coba deh pas kita buka komputer klik kanan pada start MENU --> Explore [widows logo+E] terus menju pilih "local Disk : C" klik Windows, dan di sana cari "prefetch", kemudian hapus seluruh folder yang ada di prefetch , Restart Computer
Kalo udah hapus semua folder yang ada di prefetch, bisa kunci Local Disk : C dengan DeepFreeze
Semoga Bermanfaat
Monday, 1 November 2010
5 Antivirus Kecil Terbaik Yang Harus Ada di Flashdisk
USB Flash Drives memainkan peran terbesar dalam transfer virus dari satu komputer ke komputer lain. Virus autorun.inf yang terkenal adalah salah satu yang biasanya ditemukan di dalam flash drive yang dieksekusi segera setelah itu terlampir dan membuka. Virus jenis ini tidak berbahaya tetapi menjengkelkan karena salinan dirinya ke semua drive permanen sistem.
Bahkan setelah pengamanan ketat melalui Antivirus Software ini virus kecil yang bagus berhasil memasukkan sebagian besar waktu tanpa terdeteksi. Tapi ada solusi untuk ini – aplikasi khusus untuk memonitor dan menghentikan virus flash drive ini secara real time.
Daftar di bawah adalah 5 terbaik dari aplikasi antivirus kecil yang khusus dikembangkan untuk menghentikan semua jenis worm USB. Semua ini adalah ringan, otomatis dan dapat dijalankan secara paralel dengan antivirus standar dan penuh dan tidak memperlambat komputer Anda sama sekali.
1. Naevius USB Antivirus 2.1
Yang sangat populer dan antivirus kecil. Naevius USB Antivirus adalah alat yang melindungi semua pen drive Anda dari autorun-virus. Membutuhkan ruang yang sangat kecil di memori dan scan drive secara real time.
2. TrustPort U3 Antivirus 2010 5.0
Antivirus U3 TrustPort dirancang khusus untuk perlindungan U3 smart drive. Ketika diinstal pada drive U3 smart, itu terus memonitor file yang sedang disalin ke drive, sehingga tidak ada kode berbahaya dapat disimpan di atasnya. Mengakses perlindungan lebih lanjut dilengkapi dengan on-demand scanning.
Pengguna dapat memindai file, folder atau drive pada komputer host. Jika file terinfeksi yang ditemukan, maka akan ditangani sesuai dengan pengaturan pengguna. Hal ini dapat diganti namanya, dipindahkan ke karantina atau dihapus. Untuk memastikan tingkat keamanan tertinggi, perangkat lunak udergoes update reguler dari internet.
3. USB Flashdrive Autorun Antivirus 1.0
USB Flash Drive secara otomatis mendeteksi Autorun Antivirus, menutup dan menghapus virus dari drive Anda. Perangkat lunak ini menyediakan perlindungan masa depan dengan imunisasi sistem; dengan menginstal file autorun khusus yang tidak dapat menghapus virus.
Dilengkapi dengan built-in beberapa alat seperti Task Manager untuk mengelola program berjalan, Autorun Suppressor untuk autorun sementara menonaktifkan sementara memasukkan drive dan fitur Sistem perbaikan untuk memperbaiki fungsi sistem yang rusak oleh virus. Ini tidak memerlukan update tanda tangan sehingga sangat sempurna untuk komputer offline.
4. USB Drive Antivirus 3.0
USB Drive Antivirus menyediakan 100% perlindungan yang scan secara otomatis, blok dan menghapus virus USB, trojan, dan kode berbahaya. Ia juga bekerja untuk kartu memori.
5. USB Drive Antivirus
Mendeteksi file jahat dengan kecepatan yang baik. Opsi Memindai tidak terbatas pada drive USB – Anda dapat memindai hard drive juga.
Labels:
Hardware,
Info,
Komputer,
USB Flashdisk,
Windows
Wednesday, 31 March 2010
Cara Menghapus File Secara Permanen Di Windows

Sebenarnya secara default jika kita menghapus/delete sebuah file, Windows akan menampung pada folder khusus yang diberi nama Recycle di hardisk. Jadi,semakin sering melakukan penghapusan akan membuat hardisk semakin penuh. Agar hal itu tidak terjadi, kita harus melakukan pengosongan recycle bin secara rutin.
Jika anda merasa direpotkan dengan hal ini, anda dapat membuat penghapusan file atau folder tanpa ditampung melalui recycle bin terlebih dahulu namun langsung terhapus secara permanen. Dengan demikian, tidak akan menjadikan recycle bin menjadi penuh, yang dapat mengurangi kapasitas hardisk.
Kelebihan tips ini adalah sesering apa pun kita melakukan penghapusan file/folder, tidak akan mengurangi kapasitas hardisk karena langsung terhapus secara permanen dari hardisk. Namun, salah satu resiko utamanya adalah jika suatu ketika secara tidak sengaja kita menghapus suatu file/folder penting maka kita akan mengalami kesulitan untuk mengembalikannya karena file/folder tersebut tidak dapat lagi dicari di recycle bin.
Jadi, sebelum anda menjalankan tips ini, perlu kiranya dipertimbangkan antara manfaat yang diperoleh dibandingkan dengan resiko kekurangannya.
Caranya adalah sebagai berikut :
Kita akan menggunakan fasilitas Windows group policy editor.
Klik Start >Run > kemudian ketikkan gpedit.msc kemudian tekan OK atau ENTER hingga muncul jendela group policy editor.
Klik User Configuration > Administrative Template > Windows Component > Windows Explorer > tampilannya seperti di bawah ini
Kemudian pada kolom sebelam kanan, klik double pada Do not move deleted files to the Recycle Bin hingga muncul jendela Do not move deleted files to the Recycle Bin Properties, seperti di bawah ini
Kemudian pilih opsi Enabled kemudian lanjutkan OK atau Apply dan tutup jendela group policy editor.
Kemudian sekarang coba anda untuk menghapus/delete sebuah file / folder kemudian coba buka folder dalam recycle bin, maka yang terjadi adalah folder recycle bin masih tetap kosong karena file/folder yang anda hapus tadi langsung dimusnahkan atau lenyap.
Selesai
Download Versi PDF
Baca Selengkapnya......
Labels:
Recycle Bin,
Tips,
Windows
Thursday, 25 March 2010
Cara menginstall Windows 7 melalui USB Flashdisk

Beberapa waktu yang lalu saya sudah menulis artikel bagaimana cara menginstall Windows XP melalui USB Flashdisk. Menginstall Windows melalui USB flashdisk ini dilakukan karena beberapa hal yaitu :
1. Mungkin beberapa orang pengguna komputer yang tidak memiliki CD-ROM atau CD-ROM yang telah rusak dan tidak dapat digunakan
2. Beberapa pengguna netbook yang ingin menginstall ulang netbook mereka, sedangkan pada netbook tidak terdapat CD-ROM, bisa saja menggunakan CD-ROM external namun cara ini terbilang kurang efektif dan efisien dari segi keuangan dan proses.
Menginstall Windows melalui USB flashdisk ini ternyata banyak keuntungannya dibanding melalui CD atau DVD disk, kita tidak perlu khawatir akan CD atau DVD yang tidak terbaca oleh CD-ROM, CD atau DVD yang tergores, kadang menyulitkan dalam proses penginstallan Windows, sedangkan melalui USB flashdisk itu sendiri, hal yang demikian tidaklah perlu terjadi lagi. Dalam artikel ini akan dibahas dua cara ( secara manual dan otomatis ) menginstall Windows 7 melalui USB flashdisk.
Sebelum kita mulai, perlu disiapkan adalah: Sekurangnya 1buah USB flashdisk dengan kapasitan minimal 4GB, karena Windows 7 disini setidaknya membutuhkan ruang sebesar 3GB.
Cara Manual :
1. Masukkan USB Flaskdisk anda ke port USB
2. Tekan Tombol WIN+R, ketik cmd dan klik OK
3. Ketik diskpart dan tekan ENTER
4. Ketik list disk, tekan ENTER dan pilihlah yang mana adalah USB flashdisk anda, hati-hati jangan salah pilih karena jika salah bisa saja yang terformat adalah disk lain/hardisk anda yang berisi data-data penting. Jika anda memiliki hanya 1 partisi harddisk maka USB flaskdisknya adalah disk1 seperti yang tertera pada gambar dibawah
5. Ketik select disk 1 dan tekan ENTER
6. Ketik clean dan tekan ENTER
7. Ketik create partition primary lalu tekan ENTER
8. Ketik select partition 1 dan tekan ENTER
9. Ketik active dan tekan ENTER.
10. Ketik format fs=fat32 dan tekan ENTER
11. Ketik assign dan tekan ENTER
12. Ketik exit dan tekan ENTER.
13. Masukkan disk DVD windows 7 dan copy lah semua isi DVD tadi ke USB flaskdisk anda.
14. Booting komputer anda melalu USB flashdisk, setting malalui bios komputer anda, pastikan first boot nya melalui USB flashdisk, apabila langkah-langkah diatas benar, maka proses instalasi windows seharusnya berjalan melalui USB flashdisk.
15. USB flashdisk siap digunakan untuk menginstall Windows 7

Cara Otomatis :
Cara otomatis tentunya lebih mudah, karena sudah tersedia program WinToFlash, program ini akan melalukan langkah2 seperti cara manual diatas, yang kita perlu lakukan hanyalah menjalankan programnya, pilih sumber windows 7 dan arah USB flashdisk :
1. Unduh program WinToFlash versi terbaru disini
2. Ekstrak dan jalankan file WinToFlash.exe
3. Klik tombol “Check” dan mulailah proses Windows setup transfer wizard
4. Klik “Next”
5. Pilih lokasi file Windows 7 dan lokasi USB flaskdisk anda, klik “Next”
6. Pilih “I Accepted the terms of the license agreement” dan klik “Continue”
7. Klik OK untuk memulai memformat USB Flashdisk dan file2 windows 7 secara otomatis akan dimasukkan ke USB Flashdisk
8. Klik “Next” apabila selesai pengcopyan, dan settinglah first booting komputer anda melalui USB flashdisk tadi. apabila langkah-langkahnya benar, maka proses instalasi windows seharusnya berjalan melalui USB flashdisk
Download Versi PDF
Labels:
Tips,
USB Flashdisk,
Windows
Cara Install Windows XP di Notebook HP Compaq CQ40
Bagi para pengguna laptop HP Compaq (Hewlet Packard) berseri CQ40 mungkin menemui beberapa kesulitan ketika akan menginstall laptop mereka dengan Windows XP karena pada umumnya laptop ini hanya mendukung Windows Vista atau Windows 7, terkadang ketika mereka ingin menginstall menggunakan Windows XP yang terjadi adalah dumping memory, biasanya layar hanya menampilkan blue screen dan beberapa peringatan, sehingga proses penginstallan Windows XP tidak dapat dilakukan, hal ini terjadi pada semua produk Compaq CQ40 karena CQ40 hanya mendukung setting hardisk SATA AHCI sedangkan Windows XP tidak mengenali mode AHCI tersebut, mungkin ini adalah salah satu strategi Windows yang bekerjasama dengan beberapa vendor notebook tertentu termasuk HP untuk meningkatkan penjualan Windows Vista atau Windows 7. Namun hal ini dapat kita atasi dengan beberapa cara agar Windows XP dapat kita install pada notebook Compaq CQ40. Cara pertama adalah dengan mengupgrade BIOS systemnya dengan versi terbaru, namun cara ini cukup ekstrim dan beresiko tinggi terhadap kerusakan yang parah, dan cara yang kedua adalah dengan cara remastering Windows XP atau mengintegrasikan master Windows XP with SATA AHCI menggunakan NLite/aplikasi bantuan. Dalam artikel ini hanya akan dibahas mengenai cara yang yang kedua/remastering Windows XP, berikut adalah langkah-langkahnya :
Peralatan yang dibutuhkan untuk mengintegrasikan SATA AHCI nya itu antara lain:
2. NLITE
Setelah semua perlengkapan diatas telah didownload, mulailah untuk membuat CD Installer XP yang sudah include driver SATA AHCI ( Tentunya di komputer lain dulu ).
1. Instal Net framework kemudian NLITE nya
2. Buka NLITE lalu pilih NEXT
3. Klik browse dan arahkan dimana master Windows XP anda simpan (Bisa langsung dari CD Installer XP original atau copyan-nya di hardisk)
4. NEXT
5. Disini kita hanya ingin mengintegrasikan SATA AHCI, jadi untuk tahap yang ini langsung NEXT
6. Setelah itu ada pilihan pengintegrasian. Karena kita hanya mau mengintegrasikan SATA AHCI nya jadi pilih saja “DRIVERS”,
NB : Jika ingin membuat Windows XP anda menjadi SP3 yang awalnya SP1/2 tinggal pilih saja “Service Pack”. Dan untuk membuatnya menjadi sebuah CD yang bootable tinggal di tambah saja di “Bootable ISO”, nantinya akan membuat sebuah file ISO yang bisa langsung diburning ke CD. Setelah memilih model pengintegrasian, dilanjut dengan klik NEXT
7. Karena kita hanya ingin SATA AHCI nya saja jadi sekarang klik “INSERT”, lalu pilih “Multiple Driver Folder” dan kemudian pilih folder (extract dahulu jika filenya masih .zip ) dimana anda meletakkan file SATA AHCI nya. Pilih drivernya (f6flpy32_85) klik “OK” pilih “OK” lagi. Sampai tahap ini anda harus memilih MODE yang “TEXTMODE DRIVER” dan kemudian pilih aja semua drivernya dan klik “OK”. Lalu NEXT
8. Kemudian YES, dan proses pengintegrasian dimulai. Setelah selesai anda klik NEXT
9. Selanjutnya ada pilihan burning, terserah anda mau burning langsung ke CD (Direct Burn) atau mau dijadikan file ISO (Make ISO), tinggal anda pilih saja
10. Semua proses NLITE sudah selesai, tinggal klik “FINISH”
11. Kalau anda menginginkan dijadikan ISO tinggal burn ke CD pake NERO/ program burning yang lain
12. Sampai disini, proses pembuatan CD master Windows XP with SATA AHCI telah selesai, dan siap diinstall pada notebook anda, mudah kan?
Untuk sekedar referensi saya cantumkan alamat driver HP Compaq CQ40-108TU yang dapat didownload langsung disini :
01. Intel Chipset drivers – Intel INF driver (2MB)
02. Intel Matrix Storage Manager - Intel MSM (21 MB)
03. Intel SATA driver – driver for SATA (3.3MB)
04. VGA/Display – video driver (19 MB)
05. Intel LAN Driver -Ethernet driver (4.5 MB)
06. Audio/Sound – download CQ40-108TU audio driver (18 MB)
07. Modem – sp33839_Modem with SmartCP.exe(6MB)
08. Wireless – wireless_driver (29.4 MB)
09. Webcam – sp35414_HP 1.3MP Webcam Software Drivers.exe (5MB)
10. Dotnetfx2.0 – dotnetfx_2.0.exe (22MB)
11. Touchpad – Synaptics Touchpad.exe (6MB)
12. Quick launch – Quick launch buttons.exe (14MB)
13. Card Reader – driver for card-reader (3.3 MB)
14. Bluetooth – driver for bluetooth (98 MB)
Download Versi PDF
Wednesday, 24 March 2010
Mengatasi “NTLDR is missing” pada Windows XP
Bagi anda yang minded Windows XP dan selalu menggunakan Windows XP, tentunya tak jarang mengalami beberapa masalah/gangguan pada Windows XP yang anda pakai, diantaranya banyak sekali pengguna Windows XP yang menjumpai peringatan “NTLDR is missing” pada saat awal boot sebelum masuk ke Windows. Mungkin kebanyakan orang memilih menginstall ulang Windowsnya karena pada kasus ini Windows sama sekali tidak dapat digunakan dan tidak tahu cara mengatasinya, namun sebenarnya untuk mengatasi masalah “NTLDR is missing” di Windows XP anda, caranya cukup sederhana karena Windows XP sebenarnya memiliki opsi repair dalam bootable installer CD nya jadi tidak perlu membuat boot di disket. Yang harus anda lakukan adalah
1. Set bios komputer anda agar first boot nya adalah CD drive
2. Masukan CD Installer Windows XP (Master Windows XP) anda ke CDROM/Optic Drive
3. Restart dan Boot komputer anda. (Ketika pesan “NTLDR is missing” ditampilkan tekan Ctrl+Alt+Del
4. Ketika muncul pilihan Press anykey to boot from CD… silahkan tekan tombol apa saja
5. Setelah masuk ke setup menu, terdapat beberapa pilihan untuk tekan R untuk repair, anda tekan huruf R di keyboard anda untuk masuk ke Repair command line
6. Ketika masuk tunggu sebentar jangan langsung enter kecuali kalau anda ingin reboot
7. Apabila ditanyakan system mana yang mau anda perbaiki biasanya ada pilihan nomor 1 C:\Windows pilih 1 dan enter
8. Anda akan ditanyakan password Administrator komputer anda silahkan di isi dan enter
9. Setelah berhasil login silahkan copy NTLDR dan NTDETECT.COM dari CD installer anda. Sebelumnya pastikan dulu apa nama drive CD/DVD anda. Saya contohkan disini bernama E:
copy e:\i386\ntldr c:\
copy e:\i386\ntdetect.com c:\
10. Apabila sudah selesai silahkan keluar dari editor dan restart komputer anda
11. Jangan lupa untuk set boot order anda menjadi Harddisk pertama.
12. Selesai.
Mudah-mudahan dengan artikel ini anda dapat mengatasi masalah yang sebenarnya sepele pada Windows XP anda namun terlihat seperti kesalahan yang fatal akibat kerusakan pada salah satu komponen system di Windows XP anda.
Download Versi PDF
Baca Selengkapnya......
Thursday, 21 January 2010
Sejarah MICROSOFT WINDOWS
Microsoft pertama memulai pengembangan antar muka Manajer ( sesudah itu dinamai Microsoft Windows ) pada September 1981. Walaupun Multiplan prototipe yang digunakan pertama dengan Menu Word-like pada bawah layar, antar muka telah diubah pada tahun 1982 menggunakan drop-down menu dan dialog kotak, seperti yang digunakan oleh Bintang Xerox.
Versi Microsoft Windows di diskusikan seperti di bawah ini:
• Windows 1.0
• Windows 2.0
• Windows/386
• Windows 3.0
• Windows 3.1
• Windows 95
• Windows 98
• Windows Me
• Windows NT
• Windows 2000
• Windows XP
• Windows Server 2003
• Windows Vista
• Windows 7
Windows 1.0
Microsoft akhirnya mengumumkan Windows pada bulan November 1983, dengan tekanan bahwa impian harus segera diwujudkan dari dan Topview yang segera terjadi. Hal Ini terjadi setelah Apple Lisa di release ( tetapi sebelum Macintosh), dan sebelum Digital Research mengumumkan GEM, pesaing lingkungan grafis yang lain. Windows menjanjikan suatu antar muka grafis sederhana, device-independent grafik, dan dukungan multitasking. Pengembangan telah tertunda beberapa kali, bagaimanapun, dan versi yang pertama tersedia bagi pasar konsumen ( setelah 55 tahun programmer dari pengembangan) pada bulan November 1985. Pemilihan dari aplikasi jarang, bagaimanapun, dan Windows penjualan adalah rendah hati. Yang berikut adalah fitur yang utama dari Windows 1.0:
• Graphical user interface (GUI) dengan menu drop-down, tiled Windows, dan mouse support
• Device-independent screen dan printer graphics
• Cooperative multitasking of Windows applications
Windows 2.0
Windows 2.0, diperkenalkan pada musim gugur tahun 1987, menyajikan peningkatan usabilitas yang penting terhadap Windows. Dengan penambahan icon dan overlap jendela, Windows menjadi suatu lingkungan yang baik untuk pengembangan dari aplikasi utama ( seperti Excel, Word fork Windows, Corel Draw, Ami, Pagemaker, dan Micrografx Designer). Penjualan telah menghimbau oleh runtime ( Lingkungan Aplikasi tunggal) versi yang disediakan oleh penjual perangkat lunak yang mandiri. Ketika Windows/386 ( lihat bagian yang berikutnya) telah dilepaskan/ release, Microsoft memberikan nama Windows Microsoft 2.0 menjadi Windows/286 untuk konsistensi. Berikut ini adalah perubahan yang utama dari versi yang lebih awal dari Windows:
• Overlapping Windows
• PIF files for DOS applications
Windows/386
Di akhir 1987, Microsoft merelease Windows/386, yang secara fungsional setara dengan Windows/286, dapat menjalankan berbagai aplikasi DOS secara serempak di extended memori. Berbagai mesin virtual DOS dengan premptive multitasking merupakan fitur baru dalam Windows dari versi sebelumnya.
Windows 3.0
Microsoft Windows 3.0, yang direlease pada bulan Mei 1990, melengkapi memeriksa secara seksama dari lingkungan Windows. Windows 3.0 dapat mengalamati memori di atas 640KB, dan mempunyai antar muka yang jauh lebih powerful, vendor perangkat lunak yang mandiri mulai mengembang;kan aplikasi Windows dengan tenaga (vigor). Aplikasi baru yang powerful membantu Microsoft menjual lebih dari 10 juta salinan dari Windows, hal tersebut menjadikan GUI yang paling laris dalam sejarah komputasi. Berikut adalah perubahan yang utama dari versi Windows sebelumnya :
• Mode Standard ( 286), dengan dukungan memori besar
• Mode 386 Enhanced, dengan memori besar dan berbagai dukungan sesi DOS preempitve
• Tidak tersedia versi runtime
• Program Manajer dan File Manajer ditambahkan
• Dukungan jaringan
• Mendukung untuk lebih dari 16 warna
• Aplikasi Programming Interface (API) mendukung untuk combo boxes, menu hirarkis, dan private .ini file
Windows 3.1
Microsoft Windows 3.1, yang direlease pada April 1992, menyajikan peningkatan penting terhadap Windows 3.0. Dalam dua bulan pertama nya, menjual di atas tiga juta salinan, termasuk upgrade dari Windows 3.0. Berikut adalah perubahan yang utama dari Windows 3.0:
• No Real (8086) mode support
• Mendukung jenis tulisan (font) yang skalabel Truetype
• Kemampuan Multimedia
• Obyek Linking and Embedding ( OLE)
• Kemampuan mem-boot kembali aplikasi
• Mouse Trails untuk mempermudah mouse menggunakan peralatan display LCD
• Perlindungan Interapplication lebih baik dan diagnostik kesalahan yang lebih baik
• Mendukung API multimedia dan networking
• Kompabilitas API level source dengan Windows NT
Windows 95
Windows 95 direlease pada Agustus 1995. Diarahkan pada pangsa pasar desktop, hal ini sangat berbeda dengan Windows 3.1 dan tidak lagi mensyaratkan DOS yang terpisah. Di rancang untuk tetap berjalan bersama dengan Windows NT, yang menawarkan tingkat yang lebih besar dari kompabilitas mundur dengan perangkat lunak dan driver yang lebih tua (terdahulu), atas biaya stabilitas dan keamanan dari Windows NT yang lebih besar. Fitur baru adalah sebagai berikut:
• Sesuatu yang baru, lebih Object-oriented GUI
• WIN32 API yang baru
• Preemptive multitasking dari aplikasi Win32
• Model memory flat 32-bit
• Protected memory
• Mendukung Built-in networking, termasuk dukungan dial-up
• Model driver 32-bit yang baru
Windows 98
Windows 98 direlease sebagai sebuah upgrade terhadap Windows 95. Windows 98 memiliki kesamaan antar muka (interface) dan fitur dari Windows 95, tetapi juga menyertakan update berikut ini:
• 32-bit allocation system (FAT32) yang tidak hanya mengijinkan drive hard disk lebih besar dari 2GB, tetapi juga penggunaan disk space yang lebih efisien, mengijinkan file untuk di-load lebih cepat dan mengambil tempat yang lebih sedikit; FAT32 dapat membaca drive hard disk sebesar 2TB (2000GB)
• Dukungan untuk peripheral Universal Serial Bus (USB)
• Dukungan untuk WebTV (sejak saat itu berubah menjadi MSN TV)
• Dukungan untuk lebih dari satu monitor
• Microsoft Web Server
• Microsoft Task Scheduler
Beberapa fitur ini juga tersedia dalam versi Windows terbaru (dikenal dengan OSR2) yang telah didistribusikan dengan PC baru pada tahun 1998. OSR2 tidak pernah tersedia untuk penjualan ritel. Pada 1999, Microsoft merelease Windows 98 SE (Second Edition), yang meningkatkan Windows dan juga ditambahkan fitur sebagai berikut:
• Dukungan untuk DVD-ROM
• Internet Connection Sharing (ICS)
• Meningkatkan waktu startup untuk program
• Meningkatkan dukungan USB
Windows Me
Windows Me, atau Millenium Edition, di release tahun 2000 sebagai upgrade dari Windows 98SE. Sangat mirip dengan pendahulunya, Windows Me menyertakan kemampuan home networking baru, video capture dan editing, dan mekanisme baru untuk pemugaran system dalam keadaan darurat. Microsoft menggantikan Windows Me dengan Windows XP.
Windows NT
Catatan : Untuk alas an keamanan dan support, UITS merekomendasikan penggunaan Windows 2000 Profesional atau Windows XP Profesional, daripada NT Workstation 4.0 pada jaringan Universitas Indiana. Windows NT 4.0 memasuki fase daur hidup yang ditingkatkan. Hal ini mempunyai arti bahwa tidak lagi dipertimbangkan sebagai mainstream teknologi , dan support akan menjadi lebih dibatasi selama fase ini. Untuk informasi lebih lanjut, lihat halaman Petunjuk Daur Hidup Product Desktop Microsoft Windows pada :
http://support.microsoft.com/?LN=en-us&pr=lifecycle
Windows NT adalah produk terpisah dari Windows 3.x, Windows 95, dan Windows 98. Di arahkan pada pangsa pasar perusahaan, untuk digunakan pada workstation dan server yang high-end. Versi pertama, 3.1 dan versi 3.5 dan 3.51, menggunakan antar muka yang sama dengan Windows 3.1. Versi 4.0 menggunakan antar muka yang diperkenalkan pertama kali dengan Windows 95.
Windows NT 4.0 menawarkan fitur baru sebagai berikut:
• Dukungan NTFS file system
• Model keamanan (security model)
• Remote Access Server (RAS)
• Subsystem OS/2 dan POSIX
• Kemampuan untuk berjalan pada prosesor Intel, Alpha, MIPS dan Motorola
Windows NT 4.0 terdiri dari dua versi : Advanced Server dan Workstation. Versi Advanced Server dengan software tambahan yang mengijinkannya untuk menunjukkan aturan dari server enterprise. Advanced server memiliki fitur berikut dalam tambahan yang ditemukan pada versi Workstation :
• Software untuk menkontrol dan mengatur domain
• Internet Information Server (IIS)
• Dukungan untuk produk Microsoft BackOffice
• Software server DHCP, DNS dan WINS
Windows 2000
Windows 2000 di release sebagai update atas Windows NT 4.0. Windows 2000 bukan upgrade dari Windows 98 atau 98SE.
Windows 2000 dibangun pada Windows NT dan menawarkan peningkatan sebagai berikut:
• System operasi full 32-bit
• Dukungan untuk NTFS atau FAT32, dengan dukungan untuk drive hard disk sebesar 32GB ketika menjalankan FAT32.
• Windows File Protection, yang menjaga aplikasi yang di install dari penghapusan file system yang penting.
• Mengurangi beberapa skenario reboot, termasuk instalasi program yang mensyaratkan sebuah reboot untuk perbaikan fungsi.
• Dukungan untuk sampai 4GB Random Access Memory (RAM)
• Microsoft Management Console (MMC)
• Internet integrasi yang lebih kuat dengan Internet Explorer 5.0.1
Terdapat tiga versi Windows 2000 yang berbeda : Professional, Server dan Advanced Server. Professional di rancang untuk system desktop dan laptop,baik stand-alone dan network, untuk penggunaan individual. Server di rancang untuk menjalankan file dan printer servers. Advanced server di rancang untuk menjalankan server dengan lebih powerful; Advanced server telah mendukung tambahan RAM 4GB.
Windows XP
Di release pada akhir tahun 2001, Windows XP menggantikan tempat Windows family 95/98 dan NT. Didasarkan pada kesamaan kode yang gunakan untuk membuat Windows 2000, XP terbagi dalam dua versi workstation pada saat diluncurkan : Home dan Professional. Kedua versi menyatukan fitur Windows 2000. Sejak peluncuran asli nya, tiga edisi baru dari Windows XP telah di release. Termasuk diantaranya Media Center Edition, Tablet PC Edition, dan XP Professional x64 (64-bit) edition
Catatan : Jika anda ingin meng-upgrade versi Windows terdahulu ke XP, UITS merekomendasikan sebuah intall bersih (clean install) daripada upgrade tradisional, dalam kaitan perbedaan yang kuat antara family sistem operasi yang terdahulu dengan Windows XP.
• Windows XP Home Edition
• Windows XP Home Edition telah menggantikan Windows 95, 98 dan Me.
Beberapa fitur-fitur baru yang ditawarkan oleh Windows XP Home Edition diantaranya:
• Cepat, mudah berpindah antar user (pengguna) pada computer yang sama tanpa perlu menutup aplikasi
• Luna, desktop dengan rancangan terbaru, yang mana menaruh fitur-fituryang sering digunakan pada lokasi yang paling mudah ditemukan pada menu Start.
• Peningkatan Windows Media Player , yang mengintegrasikan playback DVD, organisasi musik, dan burning CD.
• Windows Messenger, yang menawarkan built-in pengiriman pesan secara cepat melalui internet.
• Windows Movie Maker, yang menawarkan built-in video capture dan editing
• Internet Explorer 6, versi dari Microsoft web browser terkini.
• Remote Assistance, yang mengijinkan tehnisi untuk mengambil kontrol komputer sementara untuk mendiagnosis dan memperbaiki masalah, atau untuk mendemonstrasikan fitur-fitur.
• System Restore, yang mengijinkan komputer untuk menyimpan kembali dirinya terhadap konfigurasi yang terkini jika terjadi sesuatu kesalahan.
• Network Setup Wizard, mengijinkan setup yang lebih mudah untuk home network untuk file, printer dan Internet connection sharing.
Windows XP Professional Edition
Windows XP Professional Edition telah menggantikan Windows NT dan 2000. Sebagai tambahan terhadap fitur-fitur dari Home edition, yaitu menambahkan fitur-fitur baru untuk meningkatkan efisiensi networking dan task:
• Remote Desktop, yang mengijinkan pembuatan virtual session pada satu computer dari computer lain melalui internet
• Encryting File System, yang menawarkan keamanan yang lebih baik dengan file key-encrypting secara transparan
• Fast resume dari Hibernation, yang mengijinkan bekerja untuk resume yang cepat dan menyimpan waktu hidup batery pada komputer laptop.
• Dukungan untuk networking 802.1x untuk networking wireless yang lebih aman.
Windows Server 2003
Windows Server 2003 di release sebagai sebuah upgrade terhadap Windows 2000 Server. Fitur-fitur tambahan pada Windows Server 2003 diantaranya:
• Meningkatkan ketergantungan
• Built-in support untuk web services
• Runtime common language mengurangi jumlah bug dan lubang keamanan yang disebabkan oleh kesalahan pemrograman yang sering terjadi
• Dukungan untuk prosesor 32-bit dan 64-bit (tergantung pada versi)
• Symmetric multi-processing support sampai dengan prosesor 64
• Dukkungan sampai dengan RAM 512GB
Terdapat beberapa versi Windows 2003 Server yang berbeda yaitu: Standard Edition, Enterproses Edition, Datacenter Edition, Web Edition dan Small Business Server 2003.
Windows Vista
Microsoft merelease Windows Vista pada tahun 2006, Windows Vista memang berbeda dengan Windows versi sebelumnya. Dalam proyek vista ini, Bill Gates terlibat 100% mulai dari perencanaan, pengembangan sampai testing, tidak seperti dalam proyek-proyek lain. Windows Vista ini adalah proyek microsoft yang terbesar, (bahlan dikatakan bukan hanya proyek terbesar microsoft, tapi proyek terbesar dari seluruh proyek software industri yang pernah ada). Dalam Windows Vista, microsoft membagi ke dalam 5 segmen yaitu :
• Windows Vista Home Basic
• Windows Vista Home Premium
• Windows Vista Ultimate
• Windows Vista Bussiness
• Windows Vista Starter Pack
Ada beberapa hal yang baru dari Windows Vista ini dibandingkan dengan versi Windows sebelumnya. Windows Aero Desktop Theme, sebuah tampilan animasi yang sangat memukau, terdapat beberapa fitur-fitur baru dalam Windows Vista ini yaitu :
• Improved configuration tools
• Improved defender security suite
• Internet Explorer 7
• Parental control
• Windows media centre
• Windows media player 11
• Windows photo gallery
• Windows mobility centre and improved wireless networking tools
• Windows fax and scan
• Windows mail replaces Outlook Express
• Windows side bar
Namum Windows Vista yang telah memakan biaya produksi yang sangat besar ini tidak berarti tanpa kelemahan, justru Windows Vista dalam pemasarannya mengalami kesulitan dan terus menurun sampai akhirnya jatuh dalam pemasaran, karena Windows Vista tergolong operating system yang membutuhkan spesifikasi hardware yang cukup besar, contohnya saja minimal RAM yang harus digunakan adalah 1GB agar Windows dapat berjalan secara optimal, belum lagi hardware lain yang tidak semuanya langsung dapat beradaptasi/kompatibel dengan keluarga Windows yang satu ini, beberapa aplikasipun tidak semuanya dapat dijalankan di Windows Vista ini, tidak seperti pendahulunya (Windows XP).
Windows 7 (Seven)
Windows 7 di release pada 22 Oktober 2009. Menurut Mocrosoft, dengan diluncurkannya Windows 7 dipasaran sebagai penyempurna dari pendahulunya terutama Windows Vista, Tampilan Windows 7 ini tergolong sangat mirip dengan Windows Vista dan tidak terlalu jauh berbeda dari segi fitur maupun fungsi, mereka mengklaim bahwa dengan kehadiran Windows 7 lebih ringan dan stabil dibanding Windows Vista yang rakus dengan spesifikasi software tuntutannya. Kini, Microsoft sedang mulai merancang operating system penerusnya yakni Windows 8, untuk hal yang satu ini mungkin masih terlalu jauh mengingat usia Windows 7 yang baru saja diluncurkan.
Download Versi PDF
Baca Selengkapnya......
Subscribe to:
Posts (Atom)

