Showing posts with label USB Flashdisk. Show all posts
Showing posts with label USB Flashdisk. Show all posts

Sunday, 7 November 2010

Mengembalikan data yang terhapus/terfomat di hardisk/flashdisk/mmc atau media penyimpanan removable lain dengan R-Studio

R-Studio adalah salah satu software recovery terbaik mempunyai dukungan terhadap banyak file system dan proses recovery yang sangat cepat. R-studio mampu merecovery file yang terhapus secara permanen, terformat, struktur hardisk yang rusak, dan hardisk yang sudah terkena bad sector dengan cara membuat file image sebagian atau seluruh drive yang kemudian proses recovery dilakukan melalui file image yang di buat.
Untuk versi trialnya silahkan download dari sini, kalo mau versi bajak lautnya silahkan menuju warung terdekat

R-Studio features:

Standard “Windows Explorer” – style interface.
Host OS: Windows 9x, ME, NT, 2000, XP, 2003, Vista, 2008.
Remotely recovers data over network. Data can be recovered on network computers running Win9x, ME, NT, 2000, XP, or Linux and some other UNIX OS.
Supported file systems: FAT12, FAT16, FAT32, NTFS, NTFS5 (created and updated by Win2000 or XP), Ext2FS/3FS (created by Linux or other OS), HFS, HFS+, HFSX, and UFS1, UFS2, UFS BigEndian (used by the FreeBSD, OpenBSD, and NetBSD operating systems).
Please note, that when a file is being deleted on the HFS, HFS+, HFSX file systems, the computer completely removes all system information on it, and there is no way to recover the deleted file except by using the Extra Search for Known File Types option. Nevertheless, R-Studio is able to read existing files from HFS, HFS+, and HFSX disks.
Support for known file types. R-Studio searches for files with known typical features of their structures allowing the user to search for files on devices with unknown files systems, including an HD, CD, DVD, floppy disk, Compact Flash Card, USB drive, ZIP drive, Memory Sticks, and other removable media.
Scan process visualization. While scanning an object, R-Studio graphically shows items that have been found, including files of known types, FAT and NTFS MFT records, boot records, etc.
Mass file recovery support.
Dynamic disk support.
Software RAID, volume set, and stripe set support. Support for various unusual RAID configurations. Parameters like block size and order, offsets, and even the number of stripe blocks can be explicitly specified. Custom RAID configurations can be saved.
Hardware RAID, volume set, and stripe set support.
Creates image files for an entire hard drive, logical disk, or its part. Such image files can be processed like regular disks. Images can be either simple exact object copies (Plain images) compatible with the previous versions of R-Studio, or compressed images that can be compressed, split into several parts, and password-protected. Such images are fully compatible with the images created by R-Drive Image, but incompatible with the previous versions of R-Studio.
Recovers files on damaged or deleted partitions.
Recovers compressed files (NTFS, NTFS5).
Recovers encrypted files (NTFS5).
Recovers alternative data streams (NTFS, NTFS5).
Recognizes localized names.
Recovered files can be saved on any (including network) disks visible by the host operating system.
A hexadecimal disk and file editor supporting NTFS file non-resident attribute editing.
Patterns (or templates) in the hexadecimal editor allowing for parsing the data according to specific data structure. Such patterns may be custom-created.
File preview. Most of the file types can be previewed to estimate recovery chances.
Enhanced remote host scanning procedure. In the new R-Studio network versions, data are analyzed on the remote host rather than on the home host, thereby the speed of recovery procedure greatly increases.
R-Studio Emergency*. The R-Studio Emergency version starts from a floppy or compact disk when it is necessary to recover data on a computer, on which Windows cannot start up because its system files are corrupted or deleted.
*The R-Studio Emergency is a part of the R-Studio software package. When you buy an R-Studio single license you may run the R-Studio Emergency or/and install the R-Studio Windows version on one PC only and you may not transfer the licensed software to another PC

Baca Selengkapnya......

Monday, 1 November 2010

5 Antivirus Kecil Terbaik Yang Harus Ada di Flashdisk

USB Flash Drives memainkan peran terbesar dalam transfer virus dari satu komputer ke komputer lain. Virus autorun.inf yang terkenal adalah salah satu yang biasanya ditemukan di dalam flash drive yang dieksekusi segera setelah itu terlampir dan membuka. Virus jenis ini tidak berbahaya tetapi menjengkelkan karena salinan dirinya ke semua drive permanen sistem.

Bahkan setelah pengamanan ketat melalui Antivirus Software ini virus kecil yang bagus berhasil memasukkan sebagian besar waktu tanpa terdeteksi. Tapi ada solusi untuk ini – aplikasi khusus untuk memonitor dan menghentikan virus flash drive ini secara real time.

Daftar di bawah adalah 5 terbaik dari aplikasi antivirus kecil yang khusus dikembangkan untuk menghentikan semua jenis worm USB. Semua ini adalah ringan, otomatis dan dapat dijalankan secara paralel dengan antivirus standar dan penuh dan tidak memperlambat komputer Anda sama sekali.

1. Naevius USB Antivirus 2.1

Yang sangat populer dan antivirus kecil. Naevius USB Antivirus adalah alat yang melindungi semua pen drive Anda dari autorun-virus. Membutuhkan ruang yang sangat kecil di memori dan scan drive secara real time.

2. TrustPort U3 Antivirus 2010 5.0

Antivirus U3 TrustPort dirancang khusus untuk perlindungan U3 smart drive. Ketika diinstal pada drive U3 smart, itu terus memonitor file yang sedang disalin ke drive, sehingga tidak ada kode berbahaya dapat disimpan di atasnya. Mengakses perlindungan lebih lanjut dilengkapi dengan on-demand scanning.

Pengguna dapat memindai file, folder atau drive pada komputer host. Jika file terinfeksi yang ditemukan, maka akan ditangani sesuai dengan pengaturan pengguna. Hal ini dapat diganti namanya, dipindahkan ke karantina atau dihapus. Untuk memastikan tingkat keamanan tertinggi, perangkat lunak udergoes update reguler dari internet.

3. USB Flashdrive Autorun Antivirus 1.0

USB Flash Drive secara otomatis mendeteksi Autorun Antivirus, menutup dan menghapus virus dari drive Anda. Perangkat lunak ini menyediakan perlindungan masa depan dengan imunisasi sistem; dengan menginstal file autorun khusus yang tidak dapat menghapus virus.

Dilengkapi dengan built-in beberapa alat seperti Task Manager untuk mengelola program berjalan, Autorun Suppressor untuk autorun sementara menonaktifkan sementara memasukkan drive dan fitur Sistem perbaikan untuk memperbaiki fungsi sistem yang rusak oleh virus. Ini tidak memerlukan update tanda tangan sehingga sangat sempurna untuk komputer offline.

4. USB Drive Antivirus 3.0

USB Drive Antivirus menyediakan 100% perlindungan yang scan secara otomatis, blok dan menghapus virus USB, trojan, dan kode berbahaya. Ia juga bekerja untuk kartu memori.

5. USB Drive Antivirus

Mendeteksi file jahat dengan kecepatan yang baik. Opsi Memindai tidak terbatas pada drive USB – Anda dapat memindai hard drive juga.

Baca Selengkapnya......

Thursday, 25 March 2010

Cara menginstall Windows 7 melalui USB Flashdisk


Beberapa waktu yang lalu saya sudah menulis artikel bagaimana cara menginstall Windows XP melalui USB Flashdisk. Menginstall Windows melalui USB flashdisk ini dilakukan karena beberapa hal yaitu :

1. Mungkin beberapa orang pengguna komputer yang tidak memiliki CD-ROM atau CD-ROM yang telah rusak dan tidak dapat digunakan
2. Beberapa pengguna netbook yang ingin menginstall ulang netbook mereka, sedangkan pada netbook tidak terdapat CD-ROM, bisa saja menggunakan CD-ROM external namun cara ini terbilang kurang efektif dan efisien dari segi keuangan dan proses.
Menginstall Windows melalui USB flashdisk ini ternyata banyak keuntungannya dibanding melalui CD atau DVD disk, kita tidak perlu khawatir akan CD atau DVD yang tidak terbaca oleh CD-ROM, CD atau DVD yang tergores, kadang menyulitkan dalam proses penginstallan Windows, sedangkan melalui USB flashdisk itu sendiri, hal yang demikian tidaklah perlu terjadi lagi. Dalam artikel ini akan dibahas dua cara ( secara manual dan otomatis ) menginstall Windows 7 melalui USB flashdisk.


Sebelum kita mulai, perlu disiapkan adalah: Sekurangnya 1buah USB flashdisk dengan kapasitan minimal 4GB, karena Windows 7 disini setidaknya membutuhkan ruang sebesar 3GB.

Cara Manual :
1. Masukkan USB Flaskdisk anda ke port USB
2. Tekan Tombol WIN+R, ketik cmd dan klik OK
3. Ketik diskpart dan tekan ENTER
4. Ketik list disk, tekan ENTER dan pilihlah yang mana adalah USB flashdisk anda, hati-hati jangan salah pilih karena jika salah bisa saja yang terformat adalah disk lain/hardisk anda yang berisi data-data penting. Jika anda memiliki hanya 1 partisi harddisk maka USB flaskdisknya adalah disk1 seperti yang tertera pada gambar dibawah
5. Ketik select disk 1 dan tekan ENTER
6. Ketik clean dan tekan ENTER
7. Ketik create partition primary lalu tekan ENTER
8. Ketik select partition 1 dan tekan ENTER
9. Ketik active dan tekan ENTER.
10. Ketik format fs=fat32 dan tekan ENTER
11. Ketik assign dan tekan ENTER
12. Ketik exit dan tekan ENTER.
13. Masukkan disk DVD windows 7 dan copy lah semua isi DVD tadi ke USB flaskdisk anda.
14. Booting komputer anda melalu USB flashdisk, setting malalui bios komputer anda, pastikan first boot nya melalui USB flashdisk, apabila langkah-langkah diatas benar, maka proses instalasi windows seharusnya berjalan melalui USB flashdisk.
15. USB flashdisk siap digunakan untuk menginstall Windows 7

Cara Otomatis :
Cara otomatis tentunya lebih mudah, karena sudah tersedia program WinToFlash, program ini akan melalukan langkah2 seperti cara manual diatas, yang kita perlu lakukan hanyalah menjalankan programnya, pilih sumber windows 7 dan arah USB flashdisk :
1. Unduh program WinToFlash versi terbaru disini
2. Ekstrak dan jalankan file WinToFlash.exe
3. Klik tombol “Check” dan mulailah proses Windows setup transfer wizard
4. Klik “Next”
5. Pilih lokasi file Windows 7 dan lokasi USB flaskdisk anda, klik “Next”
6. Pilih “I Accepted the terms of the license agreement” dan klik “Continue”
7. Klik OK untuk memulai memformat USB Flashdisk dan file2 windows 7 secara otomatis akan dimasukkan ke USB Flashdisk
8. Klik “Next” apabila selesai pengcopyan, dan settinglah first booting komputer anda melalui USB flashdisk tadi. apabila langkah-langkahnya benar, maka proses instalasi windows seharusnya berjalan melalui USB flashdisk


Download Versi PDF

Baca Selengkapnya......
Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.